Penjelasan DNS dan Konfigurasi DNS Server Debian 8


A. Penjelasan DNS
Pengertian
Pengertian DNS (Domain Name System ) :
DNS (Domain Name System) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. Domain Name System ini merupakan sistem penamaan hirarkis yang nantinya didistribusikan untuk suatu komputer, jasa, atau sumber daya terhubung ke Internet maupun jaringan pribadi. DNS biasanya digunakan sebuah Layanan Nama Domain untuk menyelesaikan permintaan untuk nama-nama website menjadi alamat IP untuk tujuan menemukan layanan komputer serta perangkat di seluruh dunia.

Fungsi
Fungsi DNS (Domain Name System) :
Fungsi dasar dari DNS (Domain Name System) adalah untuk menerjemahkan atau mentranslasikan alamat ip menjadi sebuah nama domain dan juga sebaliknya. Contohnya saja alamat facebook.com, google.com, dan situs-situs lainnya merupakan alamat ip dari situs tersebut yang kemudian ditranslasikan menjadi sebuah nama domain.


Manfaat
Manfaat DNS (Domain Name System ) :
Manfaat yang paling umum dari DNS (Domain Name System) tentu saja untuk mempermudah pengguna dalam mengakses situs yang kita buat. Secara umum manusia lebih mudah mengingat kata dari pada mengingat angka, karena itu para pengguna internet akan lebih mudah untuk mengingat alamat situs kita berupa nama domain daripada berupa alamat ip.


B. Konfigurasi DNS Server Debian 8 dengan VirtualBox

Langkah-langkahnya.
1. Buka VirtualBox, Lalu “Normal Start” Debian 8 kalian.

 2.  Masuk ke Super User dengan  “root” dan masukkan “Password anda”, Selanjutnya atur network interfaces dengan perintah “nano /etc/network/interfaces”.

 3.  Atur network interfaces seperti tampilan di bawah, address dapat di sesuaikan dengan keinginan anda.

 4.  Lakukan restart networking dengan perintah “/etc/init.d/networking restart”, kemudian cek perubahan IP dengan perintah “ifconfig”.

 5.  Selanjutnya masukkan perintah “apt-cdrom add”. Kemudian insert ISO Debian 8 Binary-1, dengan klik kanan pada gambar kaset di bawah, lalu install bind9 dengan perintah “apt-get install bind9” lalu Do you want to continue klik enter atau “Y”.

 6.  Masuk ke bind, dengan “cd /etc/bind”, kemudian “ls” untuk melihat isi direktori bind, masuk ke “nano named.conf.default-zones” klik enter.

 7.  Kemudian setting seperti tampilan di bawah, untuk “db.local” diubah sesuai keinginan anda dan “db.127” diubah dengan network.id awal address anda, lalu save dengan perintah ctrl+x laluY” .

 8. Copy folder db.local dan folder db.127 ke folder yang telah anda ubah.

 9. Selanjutnya masuk ke folder db.tkj dengan memasukan perintah “nano db.tkj”, ubah nama domain seperti tampilan di bawah ini, lalu save.
10.  Selanjutnya masuk ke folder db.172 dengan memasukan perintah “nano db.172”, ubah seperti tampilan di bawah ini, lalu save.


11. Selanjutnya masuk ke “nano /etc/resolv.conf”, atur sesuai tampilan di bawah ini.

 12. Untuk mengecek konfigurasi DNS kita berhasil atau tidak menggunakan perintah nslookup dan memasukkan  DNS/address yaitu “nslookup tkjsmkn1pbg.id” dan “nslookup 172.23.199.31”
Jika muncul server, address dan name seperti tampilan berarti konfigurasi DNS kalian telah berhasil.

Post a Comment for "Penjelasan DNS dan Konfigurasi DNS Server Debian 8 "

Berlangganan via Email