Jangan Bandingkan Pendidikan Indonesia dengan Finlandia!!!



"Be yourself"
Nama saya Singgih Ardiansyah,
Saya pelajar seperti kalian, setiap hari berangkat pagi dan pulang sore, bahkan malam pasti sering dilalui pelajar Indonesia saat ini. Keluhan dari diri saya sendiri sering saya rasakan, apalagi keluhan dari media sosial, setiap hari layar kotak saya selalu diisi  dengan keluhan para pelajar yang tidak puas dengan sistem pendidikan di Indonesia, mereka sangat mahir menjadikan itu sebagai alasan dari permasalahan yang mereka dapat, saya bukan orang yang hebat, tapi itu bukan alasan naluri saya untuk membenci hal itu.

“Indonesia tertinggal 128 tahun!”, “Indonesia urutan nomer 2, dari bawah!”, “harusnya sistemnya itu seperti ini, seperti ini!”, “Hal ini hanya memberatkan siswa!”. Berapa sering anda mendengar kalimat itu?, bahkan kalimat-kalimat tersebut sempat viral beberapa waktu lalu dan menjadi topik yang sering di teriakan untuk mengkritiki pihak-pihak yang terkait. Mungkin bisa saja pihak-pihak yang berwenang menjawab dengan kalimat “kontribusi kalian apa?” untuk menghentikan terikan itu.

Tapi, Pihak-pihak berwenang memang masih sangat baik dan menanggapinya dengan positif, untuk menjadi baik memang tidak semudah menarik lidah yang automatis tanpa sadar, menjadi baik membutuhkan beberapa waktu, tempat, suasana dan yang terpenting adalah tokoh yang baik. Setiap orang mempunyai perspektif tersendiri untuk mengungkapkan hal baik yang katanya “untuk pendidikan Indonesia”.  Salah satunya dengan membandingkan sistem pendidikan Indonesia dengan Finlandia.

Finlandia adalah negara yang maju dalam sistem pendidikan dan hasil pendidikan berdasarkan Program for International Student Assessment (PISA) dan beberapa lembaga survey lain. Ini membuat sebagian besar rakyat Indonesia menjadikan kesuksesan pendidikan di Finlandia menjadi tolak ukur yang harus dicapai Indonesia.
Lalu kenapa jangan membandingkan pendidikan Indonesia dengan Finlandia?

1. Untuk mendapatkan air yang sama, Gajah tidak akan bergelantungan melewati pohon seperti kera.

 
Setiap Individu mempunyai jati diri masing-masing, mungkin sistem pendidikan di Filandia memang baik, tapi hal tersebut belum tentu baik untuk pendidikan di Indonesia. Salah satu pakar pendidikar Indonesia Bapak Arief Rachman menjelaskan bahwa "bukan hal yang adil jika sistem pendidikan kedua negara dibandingkan", karena apa?

2. Indonesia negara kepulauan yang besar, sedangkan Finlandia?

Jumlah Pelajar di Indonesia dari Sekolah Dasar hingga SMA/SMK sekitar 51 Juta jiwa. Bahkan keseluruhan penduduk Finlandia tidak sampai itu. Di Finlandia salah satu syarat menjadi guru pengajar yaitu dengan bergelar Master dan masuk dalam peringkat 10 besar  lulusan terbaik dari universitas yang terbaik. Jika dibandingkan dengan Indonesia, Perlu berapa juta Universitas yang harus dibangun hanya untuk menyamai standar di Finlandia?, sangat tidak relevan jika membandingkan dengan sudut pandang yang sempit.

3. Sistem Pendidikan di Indonesia sudah cukup baik.


Ibarat minum jamu, kalau ngga tahan paitnya, yaa jangan harap khasiatnya. Di Finlandia Sekolah dasar hanya mempunyai waktu belajar 4-5 Jam, Di Indonesia 2 kali lipat?, “Ini sangat memberatkan siswa!” etttsh berfikir positif dulu, saya emang tidak pandai matematika, tapi saya tau kalo 5 X 2 = 10 (Hasil? Dua kali lipatnya). Yang penting berfikir positif aja gan siapa tau ketika generasi Y ini udah  gedean dikit, karyanya bisa lebih produktif dari mereka, aamiin.
Just time will answer all:)

2 comments for "Jangan Bandingkan Pendidikan Indonesia dengan Finlandia!!!"

Post a Comment

Berlangganan via Email