Macam-macam Topologi Jaringan kekurangan dan kelebihannya


A. Pendahuluan
1. Pengertian
Topologi Jaringan adalah suatu hal yang menjelaskan secara terstruktur mengenai hubungan geometris atau desain antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, dan station.
2. Latar Belakang
Dalam membangun suatu jaringan, membuat perencanaan sangat diperlukan dalam kelancaran pekerjaan, salah satu perencanaan dalam membangun jaringan adalah dengan mendesain atau membuat topologi jaringan.
3. Maksud dan tujuan
Mengetahui Macam-macam topologi jaringan dengan kekurangan dan kelebihannya masing-masing.
4. Hasil yang diharapkan
Mengetahui perencanaan dalam membangun jaringan.
B. Alat dan Bahan
Aplikasi yang bisa digunakan untuk membuat topologi jaringan seperti Dia, CiscoPacketTracert, GNS3.
C. Jangka Waktu Pelaksanaan
1 Jam penulisan.
D. Pembahasan
Dalam membangun jaringan, mempunyai desain dasar yang terdapat di dalamnnya seperti:
1. Topologi BUS

Kelebihan:

1. Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa 2. mengganggu workstation lain.
3. Hemat kabel.
4. Layout kabel sederhana.

Kekurangan:
1. Bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
2. Kepadatan pada jalur lalu lintas.
3. Diperlukan Repeater untuk jarak jauh

2. Topologi Star
Kelebihan
1. Kerusakan pada satu saluran hanya akan memengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
2. Tingkat keamanan termasuk tinggi.
3. Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
4. Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
5. Akses Kontrol terpusat.
6. Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan pengelolaan jaringan.
7. Paling fleksibel.Pengertian Topologi Jaringan Komputer
Kekurangan
1. Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh rangkaian akan berhenti.
2. Boros dalam pemakaian kabel.
3. HUB/SWITCH jadi elemen kritis karena kontrol terpusat.
4. Peran hub sangat sensitif sehingga ketika terdapat masalah dengan hub maka jaringan tersebut akan down.
5. Jaringan tergantung pada terminal pusat.
6. Jika menggunakan HUB dan lalu lintas data padat dapat menyebabkan jaringan lambat.
7. Biaya jaringan lebih mahal daripada bus atau ring.

3. Topologi Ring
Kelebihan
1. Mudah untuk dirancang dan diimplementasikan
2. Memiliki performa yang lebih baik daripada topologi bus, bahkan untuk aliran data yang berat sekalipun.
3. Mudah untuk melakukan konfigurasi ulang dan instalasi perangkat baru.
4. Mudah untuk melakukan pelacakan dan pengisolasian kesalahan dalam jaringan karena menggunakan konfigurasi point to point.
5. Hemat kabel
6. Tidak akan terjadi tabrakan pengiriman data (collision), karena pada satu waktu hanya satu node yang dapat mengirimkan data
Kekurangan
1. Peka kesalahan, sehingga jika terdapat gangguan di suatu node mengakibatkan terganggunya seluruh jaringan. Namun hal ini dapat diantisipasi dengan menggunakan cincin ganda (dual ring).
2. Pengembangan jaringan lebih kaku, karena memindahkan, menambah dan mengubah perangkat jaringan dan mempengaruhi keseluruhan jaringan.
3. Kinerja komunikasi dalam jaringan sangat tergantung pada jumlah titik/node yang terdapat pada jaringan.
4. Lebih sulit untuk dikonfigurasi daripada Topologi bintang.
5. Diperlukan penanganan dan pengelolaan khusus bandles.

4. Topologi Mesh
kelebihan:
1. Hubungan dedicated links menjamin data langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja (tidak digunakan secara beramai-ramai/sharing).
2. Memiliki sifat Robust, yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan memengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
3. Privacy dan security pada topologi mesh lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara dua komputer tidak akan dapat diakses oleh komputer lainnya.

kekurangan
1. Membutuhkan banyak kabel dan Port I/O. semakin banyak komputer di dalam topologi mesh maka diperlukan semakin banyak kabel links dan port I/O (lihat rumus penghitungan kebutuhan kabel dan Port).
2. Banyaknya kabel yang digunakan juga mengisyaratkan perlunya space yang memungkinkan di dalam ruangan tempat komputer-komputer tersebut berada.


5. Topologi Tree

Keunggulan
1. Jaringan dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan.

Kekurangan
1. Apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. 
2. Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat. 

6. Topologi Linier

Kelebihan
1. Mudah dalam melakukan setup dan memperluas jaringan komputer
2. Sangat hemat kabel, dibandingkan dengan jenis topologi jaringan lainnya, panjang kabel yang dibutuhkan dalam topologi linear lebih sedikit.
3. Biaya pembangunannya sangat murah dan hemat, dikarenakan anda hanya membutuhkan sedikit 
4. Tata letaknya sederhana, sehingga anda tidak perlu terlalu rumit dalam pemasangan. 
5. Tidak membutuhkan kendali pusat (server), sehingga semua komputer di dalam jaringan tersebut dapat bekerja tanpa adanya pusat (server)

Kekurangan
1. Pendeteksian dan pengisolasian pada kesalahan yang terjadi di dalam jaringan akan sangat kecil dilakukan.
2. Lalu lintas yang ada di dalam kabel penghubung jaringan sangat padat dan tinggi, sehingga bisa saja menyebabkan lemot atau crash. Sehingga tidak akan cocok digunakan bagi anda yang memiliki jaringan komputerdengan lalu lintas yang cukup padat.
3. Proses security data-data yang ditransfer di dalam jaringan kurang begitu terjamin keamanannya.
4. Bila terjadi penambahan jumlah pengguna, maka akan berdampak pada penurunan kecepatan jaringan. Sehingga membuat proses transfer data bisa melambat.
5. Membutuhkan repeater jika digunakan untuk transfer jarak jauh.
6. Penggunaan terminator adalah sesuatu hal yang wajib dan harus tepat, hal ini dikarenakan untuk membuang sinyal membutuhkan terminasi yang tepat.
7. Adanya batasan pada panjang kabel utama serta jumlah node yang bisa terhubung di dalam jaringan.
8. Sangat tergantung pada kabel sentral, sehingga ketika kabel utama di dalam jaringan sedang bermasalah maka akan menyebabkan seluruh jaringan rusak.
9. Sulit untuk mendeteksi masalah saat terjadi dalam satu komputer saja.

E. Hasil yang didapat
Mampu menentukan rancangan topologi dalam membangun jaringan.
F. Temuan Permasalahan
-
G. Kesimpulan
Topologi hanya desain mengenai rancangan jaringan, hal tersebut hanya acuan dasar, namun dalam implementasi membangun jaringan, penggabungan beberapa tipe topologi bukanlah masalah dalam jaringan,.
H. Referensi & Daftar Pustaka
https://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_jaringan
http://mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=67
https://www.nesabamedia.com/pengertian-topologi-linier/

Post a Comment for "Macam-macam Topologi Jaringan kekurangan dan kelebihannya"

Berlangganan via Email