Pengenalan Cisco IOS, Boot Process dan Commands Mode Pada Cisco | Training Cisco Hari ke 13

A. Pendahuluan
1. Pengertian
Cisco IOS (awalnya Internetwork Operating System ) adalah keluarga perangkat lunak yang digunakan pada sebagian besar router Sistem Cisco dan switch jaringan Cisco saat ini . (Switch sebelumnya menjalankan CatOS .)
Boot Process adalah process suatu perangkat untuk dapat menjalankan system yang ada didalamnya baik hardware dan software.
Commands Mode artinya mode perintah, adalah beberapa mode atau kondisi pada konfigurasi di IOS  untuk menjalankan perintah tertentu sesuai mode yang diinginkan.
2. Latar Belakang
Untuk dapat memahami dan mengetahui pengertian dan konfigurasi dari device cisco, sangat diperlukan konsep dasar mengenai bagaimana Cisco IOS berjalan, sehingga akan memudahkan pengembangan dari konsep dasar tersebut untuk mengatasi permasalahan jaringan baik itu dalam konfigurasi atau perangkat Cisco itu sendiri.
3. Maksud dan tujuan
Mengenal Cisco IOS, Boot Process dan Commands Mode Pada Cisco.
4. Hasil yang diharapkan
Dapat mengetahui dan memahami Cisco IOS, Boot Process dan Commands Mode Pada Cisco.
B. Alat dan Bahan
Paham bahwa konsep dasar itu penting.
C. Jangka Waktu Pelaksanaan
Sesuaikan dengan waktu pemahaman masing-masing.
D. Proses & Tahapan 
I. Cisco IOS
Sebelum mengenal lebih luas tentang IOS, sangat disarankan paham terlebih dahulu element yang berkaitan
dengan Cisco IOS, Boot Process dan Commands Mode Pada Cisco seperti.
1. ROM (Read only memory) menyimpan empat komponen POST, program Bootstrap, mode ROMMON
dan Mini IOS.
2. POST (Power on self test) adalah utilitas diagnostik tingkat rendah yang melakukan berbagai tes pada
komponen perangkat keras.
3. Bootstrap adalah utilitas kedua dalam urutan booting. Ini mengontrol proses pencarian dan memuat IOS.
4. ROMMON adalah program iOS portabel yang memungkinkan kita untuk melakukan berbagai tes diagnostik.
5. Mini-IOS adalah utilitas fallback yang berisi versi IOS yang dipreteli. Ini digunakan dalam situasi kritis
di mana gambar IOS dalam flash tidak ditemukan. Mini-IOS hanya berisi kode IP yang memungkinkan Anda memuat IOS dari sumber lain seperti TFTP Server.
6. Flash untuk Menyimpan data dalam flash tidak hilang saat Anda mematikan router.
7. NVRAM adalah memori permanen selain dari flash (startup-config).
8. RAM adalah memori sementara. Informasi yang disimpan dalam RAM tidak tetap dalam tahap mematikan daya (running-config).
Jika sudah paham lanjut lagi ke IOS. 
Jadi intinya,  IOS adalah paket fungsi routing, switching, internetworking dan telekomunikasi yang diintegrasikan ke dalam sistem operasi multitasking . Meskipun basis kode IOS termasuk kernel multitasking kooperatif , sebagian besar fitur IOS telah diangkut ke kernel lain seperti QNX dan Linux untuk digunakan dalam produk atau simulator Cisco seperti Cisco VIRL .
Namun tidak semua produk Cisco menjalankan iOS. Pengecualian penting termasuk produk keamanan ASA , yang menjalankan sistem operasi yang diturunkan dari Linux, dan router pembawa yang menjalankan IOS-XR.
II. Boot Process

Saat Cisco Router dinyalakan, program bootstrap save din ROM membuat tes diagnostik yang disebut POST (Power On Self Test). Jika Yes, maka dilanjutkan untuk mencari atau menemukan IOS, jika berhasil akan langsung me Load IOS, namun jika tidak berhasil masuk ke mode Flash, jika dari mode flash tidak dapat me Load IOS, maka akan masuk ke mode TFTP Server, jika di TFTP Server tidak juga bisa me Load IOS, maka akan masuk ke mode ROMmon, naah disini dapat dilakukan berbagai diagnosa kesalahan dan mengatasinya, salah satu troubleshooting pada mode ROMmon jika  kita lupa password device. Jika diagnosa dan  troubleshooting dari mode ROMmon berhasil maka akan meload IOS, dan NVRAM akan mencari file konfigurasi dan memuatnya dalam Setup mode atau Startup Config.

III. Commands Mode
1. User EXEC Mode, merupakan level awal saat masuk ke router/switch, digunakan untuk melakukan perintah-perintah dasar dan melihat informasi system.
Contoh tanda :  Router>
2. Privileged EXEC Mode, merupakan tampilan yang levelnya satu tingkat diatas user EXEC mode , masuknya dengan perintah enable.
Contoh tanda : Router#
3. Global Configuration Mode, merupakan kelanjutan dari Privileged EXEC Mode, masuknya dengan perintah configure.
Contoh tanda : Router(config)# 
4. Interface Configuration Mode, merupakan mode untuk mengkonfigurasi interface pada devicee, masuknya dengan mengetikan perintah interface type and number.
Contoh tanda : Router(config-if)# 
E. Hasil yang didapat
Mengetahui Cisco IOS, Boot Process dan Commands Mode Pada Cisco.
F. Temuan Permasalahan
Diperlukan pengulangan dan kebiasaan agar paham.
G. Kesimpulan
Pemahaman konsep dasar memudahkan kita untuk mengetahui dan memahami konsep selanjutnya yang lebih kompleks.
H. Referensi & Daftar Pustaka
Trainner Cisco Mas Nadjib Ali dan Mas Rival Rudiansah, BestPath Network.
https://en.wikipedia.org/wiki/Cisco_IOS
http://blog.odsi.co.uk/cisco-router-boot-process/

Post a Comment for "Pengenalan Cisco IOS, Boot Process dan Commands Mode Pada Cisco | Training Cisco Hari ke 13"

Berlangganan via Email