Pengertian dan Konfigurasi EoIP Tunneling Mikrotik

A. Pendahuluan
1. Pengertian
Ethernet over IP (EoIP) Tunneling adalah protokol MikroTik RouterOS yang menciptakan terowongan Ethernet antara dua router di atas koneksi IP. Terowongan EoIP dapat berjalan di atas terowongan IPIP , terowongan PPTP atau koneksi lain yang mampu mengangkut IP. 
Ketika fungsi bridging dari router diaktifkan, semua lalu lintas Ethernet (semua protokol Ethernet) akan dijembatani seperti jika ada antarmuka Ethernet fisik dan kabel antara dua router (dengan bridging diaktifkan). Protokol ini memungkinkan beberapa skema jaringan. 
Tunnel-id adalah metode mengidentifikasi terowongan. Itu harus unik untuk setiap terowongan EoIP. 
2. Latar Belakang
Membuat EoIP dapat dianalogikan membangun terowongan bawah tanah antara jalan menuju tujuan yang saling terhubung, tentu mempunyai kelebihan maupun kekurangan dari membuat terowongan ini, salah satu kelebihannya tentu akan lebih aman dalam hal enkripsi namun karena banyaknya proses dapat mengakibatkan cost  ataupun beban yang berlebih pada perangkat router.
3. Maksud dan tujuan
Mengetahui dan memahami EoIP Tunneling Mikrotik.
4. Hasil yang diharapkan
Dapat mengkonfigurasi EoIP Tunneling Mikrotik dengan tepat.
B. Alat dan Bahan
Perangkat Mikrotik     | Aplikasi Winbox
C. Jangka Waktu Pelaksanaan
20 menit pemahaman dan konfigurasi.
D. Proses & Tahapan 
1. Buatlah Topologi seperti dibawah ini, scenarionya yaitu terdapat 2 router, dan 2 client, dimana satu router menjadi mode AP Bridge dan satunya menjadi mode Station.
 ROUTER AP Bridge Side
2. Konfigurasi Router dengan mode AP Bridge, setting seperti gambar dibawah ini.
 3. Konfigurasi IP pada interface yang terhubung dan pada interface wlan, disini saya menggunakan interface ether2.
 4. Kemudian pada interface, tambahkan IP Tunneling da  setting seperti gambar berikut, untuk remote address setting IP router "lawan" (lihat topologi), dan berilah ID yang unik yang sama antar router.
 5. Tambahkan konfigurasi Bridge seperti gambar berikut, maksud dari Bridge dapat saya analogikan sebagai "Pintu" Membuat trowongan EoIP yang akan kita buat.
 6. Tambahkan juga port sesuai interface yang ingin dihubungkan yaitu ether2.
 7. Tambahkan juga interface eoip-tunnel1 yang telah kita buat tadi.
 9. Terakhir setting IP pada laptop seperti pada topologi.

ROUTER STATION SIDE
10. Pada Router mode Station, scan dan connect kan dengan SSID dari Router AP Bridge yaitu Mikrotik-Ard.
 11. Setting juga address pada interface wlan dan ether2 sesuai topologi.
 12. Tambahkan IP Tunneling pada interface, setting sebagai berikut, remote address 10.10.10.1 atau IP Router AP, dan ID 11 sama dengan Router AP.
 13. Tambahkan Bridge seperti pada Router AP Bridge Side.
 14. Kemudian tambahkan Port bridge untuk wlan dan ether2 sesuai topologi seperti berikut.
 15. Pada client Router Mode Station setting IP pada interface sesuai topologi seperti berikut.

Pengecekan Konektivitas
Berikut PING dari PC Router AP Bridge.
Berikut PING dari PC Router Station. Jika Reply maka konfigurasi EoIP berhasil:) .
E. Hasil yang didapat
Mengkonfigurasi EoIP Tunneling Mikrotik dengan tepat.
F. Temuan Permasalahan
-
G. Kesimpulan
Tunneling dengan EoIP lebih enkripsi dalam koneksi internet.
H. Referensi & Daftar Pustaka
https://wiki.mikrotik.com/wiki/Manual:Interface/EoIP

Post a Comment for "Pengertian dan Konfigurasi EoIP Tunneling Mikrotik "

Berlangganan via Email