Pengertian dan Konfigurasi Routing EIGRP | Training Cisco Hari Ke-14

A. Pendahuluan
1. Pengertian
Enhanced Interior Gateway Routing Protocol (EIGRP) adalah protokol routing vektor jarak jauh canggih yang digunakan pada jaringan komputer untuk mengotomatisasi keputusan dan konfigurasi routing . Protokol dirancang oleh Cisco Systems sebagai protokol berpemilik, hanya tersedia pada router Cisco. Fungsionalitas parsial EIGRP dikonversi ke standar terbuka pada 2013 dan diterbitkan dengan status informasi sebagai RFC  7868 pada 2016.
2. Latar Belakang
Routing EIGRP memiliki beberapa kelebihan mulai dari struktur dan cara kerjanya yang bisa dikatakan routing ini menjadi routing yang terbaik untuk jaringan internal, namun protocol routing ini hanya dimiliki oleh cisco, sehingga sulit diterapkan dalam jaringan multi vendor.
3. Maksud dan tujuan
Memahami dan mengetahui Enhanced Interior Gateway Routing Protocol (EIGRP).
4. Hasil yang diharapkan
Dapat mengkonfigurasi routing EIGRP dengan tepat.
B. Alat dan Bahan
Simulasi Cisco Packet Tracer
C. Jangka Waktu Pelaksanaan
1 Jam pemahaman dan konfigurasi.
D. Proses & Tahapan 
Sebelum melakukan konfigurasi, berikut beberapa fitur EIGRP.
- Mendukung Classless Inter-Domain Routing (CIDR) dan subnet masking panjang variabel.
- Rute tidak dirangkum pada batas jaringan classful kecuali jika ringkasan otomatis diaktifkan.
- Dukungan untuk penyeimbangan beban pada tautan paralel antara situs.
- Kemampuan untuk menggunakan kata sandi otentikasi yang berbeda di waktu yang berbeda.
- Otentikasi MD5 dan SHA-2 antara dua router.
- Mengirim perubahan topologi, alih-alih mengirim seluruh tabel rute saat rute diubah.
- Secara berkala memeriksa apakah suatu rute tersedia, dan menyebarkan perubahan rute ke router tetangga jika ada perubahan yang terjadi.
- Menjalankan proses perutean terpisah untuk Internet Protocol (IP), IPv6 , IPX dan AppleTalk , melalui penggunaan modul yang bergantung pada protokol (PDM).
- Kompatibilitas mundur dengan protokol perutean IGRP.

Konfigurasi routing EIGRP.
1. Buatlah topologi seperti dibawah ini.

2. Untuk Router0 lakukan konfigurasi di CLI seperti dibawah ini.
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router(config)#
Router(config)#int s0/0/0
Router(config-if)#ip add 12.12.12.1 255.255.255.0 
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#int lo 0
Router(config-if)#ip add 1.1.1.1 255.255.255.255
Router(config-if)#exit
Router(config)#router eigrp 10
Router(config-router)#network 12.12.12.0 0.0.0.255
Router(config-router)#network 1.1.1.1 0.0.0.0
Router(config-router)#no auto-summary
Router(config-router)#exit
Router(config)#do write
3.  Untuk Router1 lakukan konfigurasi di CLI seperti dibawah ini.
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router(config)#int s0/0/0
Router(config-if)#ip add 12.12.12.2 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#int fa0/0
Router(config-if)#no shutdown 
Router(config-if)#ip add 23.23.23.2 255.255.255.0
Router(config-if)#exit
Router(config)#int lo 0
Router(config-if)#ip add 2.2.2.2 255.255.255.255
Router(config-if)#exit
Router(config)#
Router(config)#router eigrp 10
Router(config-router)#network 12.12.12.0 0.0.0.255
Router(config-router)#network 23.23.23.0 0.0.0.255
Router(config-router)#network 2.2.2.2 0.0.0.0
Router(config-router)#no auto-summary
Router(config)#do write
4. Untuk Router2 lakukan konfigurasi di CLI seperti dibawah ini.
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip add 23.23.23.3 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#int lo 0
Router(config-if)#ip add 3.3.3.3 255.255.255.255
Router(config-if)#exit
Router(config)#router eigrp 10
Router(config-router)#network 23.23.23.0 0.0.0.255
Router(config-router)#network 3.3.3.3 0.0.0.0
Router(config-router)#no auto-summary
Router(config-router)#

5. Jika sudah, lakukan tes koneksi dengan menggunakan PING atau fitur pesan ICMP yang ada di packet tracer, jika successfull maka konfigurasi router EIGRP berhasil.
E. Hasil yang didapat
Mengkonfigurasi routing EIGRP dengan tepat.
F. Temuan Permasalahan
-
G. Kesimpulan
Routing EIGRP sangat disarankan untuk jaringan vendor cisco karena fitur yang dimilikinya mempuni.
H. Referensi & Daftar Pustaka
https://en.wikipedia.org/wiki/Enhanced_Interior_Gateway_Routing_Protocol
https://www.cisco.com/c/en/us/support/docs/ip/enhanced-interior-gateway-routing-protocol-eigrp/16406-eigrp-toc.html
Trainer Mas Nadjib Ali dan Rival Rudiansah (BestPath Network)

Post a Comment for "Pengertian dan Konfigurasi Routing EIGRP | Training Cisco Hari Ke-14"

Berlangganan via Email