Firewall Introduction pada Mikrotik (Filter Rule, NAT, Mangle)


A. Pendahuluan
1. Pengertian
Firewall adalah sistem keamanan jaringan yang memonitor dan mengontrol lalu lintas jaringan masuk dan keluar berdasarkan aturan keamanan yang telah ditentukan. [1] Firewall biasanya membangun penghalang antara jaringan internal tepercaya dan jaringan eksternal yang tidak terpercaya, seperti Internet.
2. Latar Belakang
Keamanan merupakan suatu hal mutlak yang harusnya terpenuhi dalam setiap jaringan, karena dari kemanan yang terjamin akan memastika setiap data maupun informasi dapat ditransmisikan dengan baik tanpa ada pihak ketiga yang mengetahui, salah satu keamanan pada RouterOS mikrotik adalah Firewall, untuk keamanan, di dalam firewall biasanya digunakan 3 fitur utamanya yaitu Fulter Rule sebagai filtering akses, NAT(Network Address Translation) sebagai forwarding, dan Mangle sebagai penanda setiap koneksi maupun packet yang melewati router.
3. Maksud dan tujuan
Memahami dan mengetahui dasar Firewall pada mikrotik.
4. Hasil yang diharapkan
Dapat mengimplementasikan Firewall pada mikrotik dengan tepat.
B. Alat dan Bahan
1 Perangkat Mikrotik dan Aplikasi Winbox, disini hanya sebagai checking fitur.
C. Jangka Waktu Pelaksanaan
-+20 menit pemahaman.
D. Pembahasan
I. Filter Rules
Filter Rule biasanaya digunakan untuk mengatur izin atau kebijakan  boleh tidaknya suatu trafik baik itu berupa port maupun protocol melewati router. Pada Filter Rule identik dengan penggunaan action access (mengizinkan) ataupun drop (menolak). Di filter rule terdapat 3 chain, yaitu.
- Input, artinya yaitu memproses trafik yang masuk ke router.
- Forward, artinya yaitu memproses trafik yang melewati router.
- Output, artinya yaitu memproses trafik yang keluar dari router.
II. NAT
NAT merupakan singkatan dari Network Address Translation, merupakan suatu metode untuk menghubungkan lebih dari satu komputer ke jaringan internet dengan menggunakan satu alamat IP.
Pada mikrotik, Firewall NAT terdapat 2 chain yaitu scr-nat dan dst-nat.
- scr-nat,  Memiliki fungsi untuk mengubah source address dari sebuah paket data.
- dst-nat, Memiliki fungsi untuk mengubah destination address pada sebuah paket data.
III. Mangle
Mangle merupakan salah satu fitur dari Firewall mikrotik yang memiliki fungsi untuk menandai sebuah koneksi atau paket data, yang melewati route, masuk ke router, ataupun yang keluar dari router. Pada penerapannya Mangle sering digunakan untuk mendukung fitur lain seperti Management Bandwith, Routing policy, dll. Di Mangle memiliki 5 chain yaitu.
- Input, artinya yaitu memproses trafik yang masuk ke router.
- Forward, artinya yaitu memproses trafik yang melewati router.
- Output, artinya yaitu memproses trafik yang keluar dari router.
- Prerouting, Merupakan sebuah koneksi yang akan masuk kedalam router dan melewati router.
- Postrouting, Kebalikan dari prerouting, postrouting merupakan koneksi yang akan keluar dari router.
E. Hasil yang didapat
Memahami dan mengetahui dasar Firewall pada mikrotik.
F. Temuan Permasalahan
-
G. Kesimpulan
Dengan firewall kita dapat memanajemen akses, forwarding dan menandakan setiap paket yang bisa dilakukan action sesuai kebutuhan kita.
H. Referensi & Daftar Pustaka

Post a Comment for "Firewall Introduction pada Mikrotik (Filter Rule, NAT, Mangle)"

Berlangganan via Email