Mengenal pengkondisian pada pemrograman PHP Lengkap #4


Pendahuluan
Pengkondisian (atau dalam bahasa inggris disebut dengan condition) adalah kegiatan untuk bagaimana menentukan suatu program dijalankan atau tidak berdasarkan kondisi yang dicapai sebelumnya. Pengkondisian ini masih dalam lingkup materi struktur kendali pada bahasa pemrograman PHP.
Struktur kendali adalah Bagaimana alur program kita dibaca oleh interpreter PHP. Umumnya bahasa pemrograman dibaca dari atas ke bawah dari kiri ke kanan. Namun jika menggunakan pengkondisian alur program dapat bercabang seperti ini.


Pembahasan
Sangat sering ketika Anda menulis kode, Anda ingin melakukan tindakan berbeda untuk kondisi yang berbeda. Anda dapat menggunakan pernyataan kondisional dalam kode Anda untuk melakukan ini.

Dalam PHP kami memiliki pernyataan kondisional berikut: 
1.  if  - mengeksekusi beberapa kode jika satu syarat benar.
2.  if ... else - mengeksekusi beberapa kode jika suatu kondisi benar dan kode lain jika kondisi itu salah 
3.  if ... elseif ... else - mengeksekusi kode yang berbeda untuk lebih dari dua syarat 
4.  switch  - memilih salah satu dari banyak blok kode yang akan dieksekusi

1. Penyataan if
Pernyataan if mengeksekusi beberapa kode jika satu syarat benar.
Struktur Sintaks:
<?php
if (kondisi) {
//kode yang akan dieksekusi jika kondisinya true;
}
?>

Contoh :
Menghasilkan output  "Semoga harimu menyenangkan!" jika waktu saat ini (JAM) kurang dari 18:
<?php
$t = date("H");

if ($t < "20") {
echo "Semoga harimu menyenangkan!";
}
?>

2. Pernyataan if ... else 
Pernyataan if ... else akan mengeksekusi beberapa kode jika suatu kondisi benar dan kode lain jika kondisi itu salah. 
Struktur Sintaks:
<?php
if (kondisi) {
//kode yang akan dieksekusi jika kondisi is true;
} else {
//kode yang akan dieksekusi jika kondisi is false;
}
?>

Contoh :
Menghasilkan output "Semoga harimu menyenangkan!" jika waktu saat ini kurang dari 18, dan "Selamat malam!" jika tidak:
<?php
$t = date("H");
if ($t < "18") {
echo "Semoga harimu menyenangkan!";
} else {
echo "Selamat malam!";
}
?>

3. Pernyataan if ... elseif ... else 
Pernyataan if ... elseif ... else mengeksekusi kode yang berbeda untuk lebih dari dua syarat. 
Struktur Sintaks:
<?php
if (kondisi) {
kode yang akan dieksekusi jika kondisi bernilai true;
} elseif (kondisi) {
//kode yang akan dieksekusi jika kondisi pertama bernilai false dan kondisi ini
bernilai true;
} else {
//kode yang akan dieksekusi jika semua kondisis bernilai false;
}
?>

Contoh:
 Menghasilkan output "Selamat pagi!" jika waktu saat ini kurang dari 10, dan "Semoga harimu menyenangkan!" jika waktu saat ini kurang dari 20. Jika tidak maka akan menampilkan "Selamat malam!":
<?php
$t = date("H");

if ($t < "10") {
echo "Have a good morning!";
} elseif ($t < "20") {
echo "Have a good day!";
} else {
echo "Have a good night!";
}
?>

4. Pernyataan switch
Pernyataan switch digunakan untuk melakukan tindakan yang berbeda berdasarkan kondisi yang berbeda.
Pernyataan switch PHP Gunakan  untuk memilih salah satu dari banyak blok kode yang akan dieksekusi. 
Struktur Sintaks:
<?php
switch (n) {
case label1:
//kode yang akan dieksekusi jika n=label1;
break;
case label2:
//kode yang akan dieksekusi jika n=label2;
break;
case label3:
//kode yang akan dieksekusi jika n=label3;
break;
...
default:
//kode yang akan dieksekusi jika n berbeda dari semua labels;
}
?>

Cara kerjanya seperti ini: 
Pertama kita memiliki ekspresi tunggal n (paling sering variabel), yang dievaluasi sekali. Nilai ekspresi kemudian dibandingkan dengan nilai untuk setiap kasus dalam struktur. Jika ada kecocokan, blok kode yang terkait dengan kasing dieksekusi. Gunakan istirahat untuk mencegah kode dari berjalan ke kasus berikutnya secara otomatis. Pernyataan default digunakan jika tidak ada kecocokan yang ditemukan.

Contoh:
<?php
$favcolor = "merah";

switch ($favcolor) {
case "merah":
echo "Warna favorit kamu adalah merah!";
break;
case "biru":
echo "Warna favorit kamu adalah biru!";
break;
case "hijau":
echo "Warna favorit kamu adalah hijau!";
break;
default:
echo "Warna favorit kamu adalah neither merah, biru, atau hijau!";
}
?>

PENUTUP
Dengan pengkondisian program kita akan lebih fleksibel dan berjalan sesuai keinginan kita.



Post a Comment for "Mengenal pengkondisian pada pemrograman PHP Lengkap #4"

Berlangganan via Email