Hal yang harus Diketahui Sebelum Memulai Projek dengan NodeMCU

Hal yang harus Diketahui Sebelum Memulai Projek dengan NodeMCU

Hello Space!
Makin kesini lagi rame nih yang namanya IoT (Internet of Thing), Secara sederhana IoT (Internet of Thing) ini sebuah konsep bagaimana perangkat fisik bisa di kontrol dan monitoring lewat jaringan internet. Naah salah satu hardware yang di pakai buat bikin projek  IoT adalah nodeMCU.
Apa itu NodeMCU?
Sebenernya paragraf pertama dari artikel ini sudah menjawab pertanyaan di atas, tapi masalahnya itu adalah pengertian secara umum dan sangat sangat mendasar, bahkan lebih kearah hanya menjelaskan kegunaan. Dan tidak sedikit dari kita yang mendasari projek NodeMCU dengan pengertian mendasar itu.
Apakah salah?
Tentu tidak, tapi
Ibarat membangun bangunan bertingkat, kalau pondasinya ngga lengkap & kuat, kalau ngga rusak ya  bakal roboh bro
Naah begitu juga tentang NodeMCU, kalau kita tidak mengetahui pengertian, spesifikas, penggunaan nodeMCU, dll dari awal tentu arah projek kita akan terbatas hanya dari tutorial di internet, tanpa mampu mengembangan kebergunaannya.
Untuk ini ArdSpace akan  membagikkan Hal yang harus Diketahui Sebelum Memulai Projek dengan NodeMCU untuk kalian semua.

Fungsi dan Kegunaan NodeMCU
Sebelum mengulas lebih jauh tentang nodemcu, berikut fungsi dan kegunaan perangkat tersebut jika kita bisa mengetahuinya dengan benar:
1. NodeMCU adalah mikrokontroller yang sama layaknya Arduino
Jadi secara umum baik penggunaan, program dan implementasi sama halnya arduino, bisa untuk membuat robot, kontroller, otomatisasi hingga monitoring display
2. NodeMCU dilengkapi modul Wifi yang bisa terhubung ke jaringan.
jaringan disini bisa berupa jaringan LAN, WAN, maupun Internet sehingga sangat bisa digunakan untuk projek IoT(Internet of Things).

Nama NodeMCU

Nama "NodeMCU" menggabungkan " node " dan "MCU" ( Micro-Controller Unit ). Istilah "NodeMCU" secara tegas merujuk pada firmware daripada devolepment kit terkait .

Pengertian
NodeMCU adalah sebuah platform IoT yang bersifat opensource. Terdiri dari perangkat keras berupa System On Chip ESP8266 dari ESP8266 buatan Espressif System, juga firmware yang digunakan, yang menggunakan bahasa pemrograman scripting Lua. Istilah NodeMCU secara default sebenarnya mengacu pada firmware yang digunakan daripada perangkat keras development kit.

Keterkaitan NodeMCU dengan Arduino
Ketika Arduino.cc mulai mengembangkan papan MCU baru berdasarkan pada prosesor non- AVR seperti ARM / SAM MCU dan digunakan di Arduino Due, mereka perlu memodifikasi Arduino IDE sehingga akan relatif mudah untuk mengubah IDE untuk mendukung perangkat alat pengganti. untuk memungkinkan Arduino C / C ++ dikompilasi untuk prosesor baru ini. Mereka melakukan ini dengan diperkenalkannya Manajer Dewan dan SAM core. "Core" adalah kumpulan komponen perangkat lunak yang diperlukan oleh Manajer Papan dan Arduino IDE untuk mengkompilasi file sumber C / C ++ Arduino untuk bahasa mesin target MCU. Beberapa penggemar ESP8266 mengembangkan inti Arduino untuk ESC8266 WiFi SoC, yang populer disebut "ESP8266 Core for the Arduino IDE". Ini telah menjadi platform pengembangan perangkat lunak terkemuka untuk berbagai modul dan papan pengembangan berbasis ESP8266, termasuk NodeMCUs.
Intinya
nodeMCU sendiri bisa dianalogikan board arduino-nya untuk esp8266.
Apa itu ESP8266?
ESP8266 adalah microchip wifi murah, dengan penuh mendukung TCP / IP stack dan mikrokontroler, diproduksi oleh Espressif Sistem di Shanghai, Cina.

Macam-macam Jenis NodeMCU
Untuk jenis nodeMCU sendiri dibagi berdasarkan generasinya. Sampai saat ini, setidaknya terdapat tiga versi dari NodeMCU yang diantaranya sebagai berikut :
1. Generasi Pertama Board v0.9 (NodeMCU v1)
Generasi Petaman NodeMCU v1

Modul generasi pertama ini menggunakan ESP12 sebagai mikronya, membuat modul ini memiliki pinout cukup banyak yang bisa digunakan. Selain itu modul ini menggunakan CHG340 sebagai IC serialnya.
2. Generasi Kedua Board v1.0 (NodeMCU v2)
Generasi Kedua NodeMCU v2

Berbeda dengan generasi pertama, NodeMCU generasi kedua ini memiliki bentuk dan warna yang berbeda yaitu warna hitam, sedangkan modul WiFi nya pun diganti menggunakan 12E dan IC serial yang digunakannya adalah CP2102.
3. Generasi Ketiga Board v1.0 (NodeMCU v3 Unofficial)
Generasi Ketiga NodeMCU v3

Perangkat NodeMCU generasi ketiga ini sebenarnya bukan official dari ESP8266, ini hanya versi modifikasi yang di kembangkan oleh produsen LoLin dengan beberapa perbaikan yang membuat perangkat ini di claim lebih cepat dari versi sebelumnya.

Modul generasi ketiga ini juga merupakan modul yang banyak digunakan saat ini, mengingat versi-versi sebelumnya yang sudah jarang sekali digunakan.

Modul NodeMCU sendiri memiliki default pemrogaman yaitu pemrograman Lua, tapi jangan khawatir untuk kawan kawan yang belum terbiasa menggunakan bahasa tersebut kalian dapat menggunakan bahasa c dari arduino menggunakan Arduino IDE seperti biasa.

Spesifikasi NodeMCU

SpesifikasiVersi NodeMCU
Versi 0.9Versi 1.0 (Official board)Versi 3.0 (Unofficial board)
Vendor PembuatAmicaAmicaLoLin
Tipe ESP8266ESP12ESP-12EESP-12E
USB portMicro UsbMicro UsbMicro Usb
GPIO Pin111313
ADC1 pin (10 bit)1 pin (10 bit)1 pin (10 bit)
Usb to Serial ConverterCH340GCP2102CH340G
Power Input5 Vdc5 Vdc5 Vdc
Ukuran Module47 x 31 mm 47 x 24 mm57 x 30 mm
*Note : saran saya untuk belajar lebih baik menggunakan NodeMCU Versi 3.0 dari LoLin. Dikarenakan yang terbaru sehingga performa dan kualitasnya lebih bagus dibanding lainnya.

PinOut NodeMCU
Ada 2 PinOut dari nodeMCU ESP8266 yang bisa dijadikan acuan dalam memprogram nodemcu esp8266, pertama pinout dari ESPnya, dan kedua dari NodeMCU secara keseluruhan
namun sebenernya sama.
PinOut ESP-12E
esp8266_esp12e_horizontal-01
PinOut NodeMCU V3
NodeMCU ESP8266 pin out
Penjelasan PinOut sebagai berikut:
  1. RST : berfungsi mereset modul
  2. ADC: Analog Digital Converter. Rentang tegangan masukan 0-1v, dengan skup nilai digital 0-1024
  3. EN: Chip Enable, Active High
  4. IO16 :GPIO16, dapat digunakan untuk membangunkan chipset dari mode deep sleep
  5. IO14 : GPIO14; HSPI_CLK
  6. IO12 : GPIO12: HSPI_MISO
  7. IO13: GPIO13; HSPI_MOSI; UART0_CTS
  8. VCC: Catu daya 3.3V (VDD)
  9. CS0 :Chip selection
  10. MISO : Slave output, Main input
  11. IO9 : GPIO9
  12. IO10 GBIO10
  13. MOSI: Main output slave input
  14. SCLK: Clock
  15. GND: Ground
  16. IO15: GPIO15; MTDO; HSPICS; UART0_RTS
  17. IO2 : GPIO2;UART1_TXD
  18. IO0 : GPIO0
  19. IO4 : GPIO4
  20. IO5 : GPIO5
  21. RXD : UART0_RXD; GPIO3
  22. TXD : UART0_TXD; GPIO1
Ulasan secara detail mengenai spesifikasi chip ESP-12E diluar lingkup tulisan ini. Pembaca dapat mencari informasi detail mengenai ESP-12E dengan mengunduh datasheet di link berikut dan detail mengenai NodeMCU V3 dengan mengundung dataseet di link ini.
PinOut ini sangat penting ketika kita memprogram dan membuat projek dengan NodeMCU.

Sekian yang saya bisa bagikan, semoga bermanfaat:)

Referensi :


Post a Comment for "Hal yang harus Diketahui Sebelum Memulai Projek dengan NodeMCU"

Berlangganan via Email